Manfaat dan kandungan Bawang putih

Manfaat dan kandungan Bawang putih. Bawang putih (Allium sativum) berasal dari Asia tengah tinggi sekitar 50-60 cm dan termasuk kedalam family Liliacea. Untuk penyembuhan dianjurkan agar mengkonsumsi bawang putih dalam bentuk mentah, segar, berwarna putih dan tidak ada tanda-tanda akan tumbuh tunas sebnyk 3 siung per minggu.


Bawang putih yang baik adalah umbinya penuh, tidak lunak, bebas dari kerusakan dan noda hitam serta tidak bertunas hijau. Bawang putih digunakan sebagai bumbu yang digunakan hampir di setiap makanan dan masakan Indonesia. Sebelum dipakai sebagai bumbu, bawang putih dihancurkan dengan ditekan dengan sisi pisau (dikeprek) sebelum dirajang halus dan ditumis di penggorengan dengan sedikit minyak goreng. Bawang putih bisa juga dihaluskan dengan berbagai jenis bahan bumbu yang lain.

Bawang putih mempunyai khasiat sebagai antibiotik alami di dalam tubuh manusia.
Tanaman dengan nama latin “Allium sativum” ini termasuk bumbu dapur yang sangat popular di Asia. Ia memberikan rasa harum yang khas pada masakan, sekaligus menurunkan kadar kolesterol yang terkandung dalam bahan makanan yang mengandung lemak. Maka jangan heran jika pada masakan Cina, Korea dan Jepang banyak menggunakan bawang sebagai bumbu utamanya.

Bawang putih telah digunakan sebagai obat selama ribuan tahun. Bahkan 3000 tahun SM, para pujangga Cina telah menguji dan menulis manfaat bawang putih! Cendekiawan Yunani kuno Aristoteles juga telah menguji bawang putih pada tahun 335 SM untuk digunakan sebagai pengobatan.Tulisan Mesir kuno mencatat bahwa bawang putih diberikan pada para pekerja yang membangun piramida untuk menjaga mereka agar tetap kuat dan sehat. Orang Rusia menjadikan bawang putih sebagai “ganti antibiotic” dan dikenal sebagai “Penisilin Rusia” karena dipercaya mengandung 1/10 kebaikan penisilin.


Manfaat Bawang Putih
Manfaat bawang putih bagi kesehatan sudah sangat popular di tengah masyarakat sejak zaman dulu. Selain sebagai pendongkrak stamina seks, kini dapat dipastikan bawang putih juga mampu menangkal flu, membasmi cacing perut, mengobati rematik, dan meredakan insomnia. Juga mampu memerangi penyakit-penyakit degeneratif seperti hipertensi, stroke, jantung koroner, diabetes, ketidakseimbangan kolesterol dan kanker. Dari sekian banyak manfaat bawang putih, para ahli telah menemukan manfaat baru bawang putih yaitu dapat mencegah berat badan dan bahkan menurunkan berat badan. Suatu tes laboratorium menunjukkan bahwa tikus-tikus yang diberikan gula diet akan mengalami penurunan berat jika mereka diberi juga komponen bawang putih.

Berikut ini beberapa manfaat dan khasiat bawang putih untuk kesehatan seperti dikutip Gen22 dari laman Boldsky.

Mengeluarkan Racun Tubuh

Tubuh kita seringkali kemasukan racun yang tidak kita sadari. Walaupun jumlahnya kecil, tetapi jika menumpuk, itu akan berbahaya bagi tubuh. Mengonsumsi jus bawang putih dapat mengeluarkan racun dalam tubuh melalui pori-pori kulit.

Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat yang satu ini sudah sering kita dengar, bawang putih untuk menjaga kesehatan jantung, terutama mereka yang memiliki masalah jantung. Kandungan sulfida yang ada dalam bawang putih menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat sehingga dapat mencegah penyakit kardiovaskular.

Baik Untuk Penderita Diabetes

Bagi Anda yang menderita diabetes, mengonsumsi beberapa siung bawang putih dapat meningkatkan tingkat insulin dalam aliran darah.

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Bawang putih mengandung allicin, senyawa tersebut merupakan senyawa anti-jamur yang dapat melindungi tubuh dari infeksi dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Baik Untuk Kesehatan Telinga

Dua hingga tiga tetes minyak bawang putih hangat dapat membantu membunuh bakteri yang menjadi penyebab infeksi dan radang telinga.

Menjaga Kesehatan Kulit

Mengonsumsi bawang putih juga memiliki manfaat mengeluarkan racun tubuh, sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan kulit menjadi lebih sehat.

Menghindari Sembelit

Bawang putih juga dapat meningkatkan sistem pencernaan. Mengonsumsi bawang putih setelah makan dengan cara dipotong kecil-kecil dan langsung ditelan dapat menghindari masalah sembelit. Terutama jika Anda sering mengonsumsi daging dan makanan berlemak.

Mengatasi Flu Dan Mengeluarkan Dahak

Semangkuk sup yang dimasak dengan bawang putih cincang dapat membantu mengatasi flu dan mengencerkan lendir. Selain sup hangat dapat menenangkan tubuh, bawang putih dapat mengencerkan saluran pernapasan akibat flu.

Membantu Proses Penyembuhan Patah Tulang

Minyak bawang putih dapat diusapkan pada kulit di atas bagian tulang yang retak. Pijatan lembut itu dapat membantu penyembuhan tulang yang retak atau patah.

Mengobati Jerawat

Seperti yang sudah dibahas dalam Mengobati Jerawat dan Makin Cantik Dengan Bawang Putih, Bawang putih dapat mengempeskan jerawat. Caranya, tumbuk bawang putih hingga halus lalu oleskan pada jerawat. Diamkan 10 menit lalu bilas. Akan lebih baik jika Anda lakukan pada malam hari. Jika jerawat belum begitu besar, maka jerawat akan mengempes keesokan paginya.


Kandungan Nutrisi dalam Bawang Putih
Senyawa yang ada pada bawang putih adalah aliin. Ketika bawang putih dimemarkan/dihaluskan, zat aliin yang sebenarnya tidak berbau akan terurai. Dengan dorongan enzim alinase, aliin terpecah menjadi alisin, amonia, dan asam piruvat. Bau tajam alisin disebabkan karena kandungan zat belerang. Aroma khas ini bertambah menyengat ketika zat belerang (sulfur) dalam alisin diterbangkan ammonia ke udara, sebab ammonia mudah menguap. Senyawa alisin berkhasiat menghancurkan pembentukan pembekuan darah dalam arteri, mengurangi gejala diabetes dan mengurangi tekanan darah.

Selain alisin, bawang putih juga memiliki senyawa lain yang berkhasiat obat, yaitu alil. Senyawa alil paling banyak terdapat dalam bentuk dialil-trisulfida yang berkhasiat memerangi penyakit-penyakit degeneratif dan mengaktifkan pertumbuhan sel-sel baru.

Kandungan Gizi Bawang putih per 100gram

  • Energi 623 kJ (149 kcal)
  • Karbohidrat 33,06 g
  • Gula 1.00g
  • Diet serat 2,1 g
  • Lemak 0,5 g
  • Protein 6,39 g
  • - Beta-karoten 5 mg (0%)
  • Thiamine (Vit. B1) 0,2 mg (15%)
  • Riboflavin (Vit. B2) 0,11 mg (7%)
  • Niacin (Vit. B3) 0,7 mg (5%)
  • Asam pantotenat (B5) 0,596 mg (12%)
  • Vitamin B6 1,235 mg (95%)
  • Folat (B9 Vit.) 3 mg (1%)
  • Vitamin C 31.2 mg (52%)
  • Kalsium 181 mg (18%)
  • Besi 1,7 mg (14%)
  • Magnesium 25 mg (7%)
  • Fosfor 153 mg (22%)
  • Kalium 401 mg (9%)
  • Sodium 17 mg (1%)
  • Seng 1,16 mg (12%)
  • Mangan 1,672 mg
  • Selenium 14.2 mg

Cara Memilih Bawang Putih yang Baik
Bawang putih yang dipakai di dapur hanyalah salah satu dari banyak varietas bawang putih. Ada yang warna kulitnya keungu-unguan, dan ada yang bersemu merah muda. Yang popular adalah yang berwarna putih, yaitu yang kita pakai sehari-hari di dapur.

Bagaimana memilih bawang yang baik? Varietas apapun yang anda beli, pilihlah yang umbinya mulus dan kulitnya kering. Umbi yang siungnya kecil, aromanya lebih kuat. Dalam keadaan kering, bawang putih tahan disimpan berbulan-bulan, asal ditaruh ditempat yang kering dan sejuk. Jangan disimpan dilemari es, karena akan tumbuh daun. Jika udara terlalu panas, bawang putih akan cepat mengkerut dan berbubuk abu-abu.